Jakarta, 2 Februari 2026 — Program Magang Berdampak FSMR Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta kembali dilaksanakan melalui kolaborasi dengan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI). Pada Batch 6 ini, Kemenkes RI memberikan kuota peserta lebih banyak, yakni 10 mahasiswa, sebagai bentuk kepercayaan terhadap kualitas program magang berdampak mandiri yang telah dijalankan sejak tahun 2023.
Serah terima peserta Magang Berdampak Batch 6 berlangsung di Ruang Naranta, Biro Komunikasi dan Informasi Publik, Gedung Adhyatma, Jakarta Selatan. Kegiatan ini menjadi penanda dimulainya masa magang mahasiswa FSMR ISI Yogyakarta di lingkungan Kemenkes RI, khususnya pada bidang komunikasi dan pelayanan publik.
Dari pihak ISI Yogyakarta, acara dihadiri oleh Wakil Dekan I Bidang Akademik FSMR, Arif Sulistiyono, M.Sn., serta Ghalif Putra Sadewa selaku Koordinator Program Magang Berdampak. Sementara itu, Kemenkes RI diwakili oleh Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik, Aji Muhawarman, ST., MKM., beserta jajaran staf.
Sebelum dinyatakan diterima sebagai peserta magang, mahasiswa terlebih dahulu mengikuti rangkaian pendalaman materi yang dirancang secara komprehensif. Proses ini meliputi praktik individu, kerja kelompok, serta penajaman teori sebagai bekal awal menghadapi dunia kerja. Seluruh tahapan tersebut disusun untuk mempersiapkan peserta agar memiliki kompetensi, kreativitas, serta integritas sikap yang baik selama menjalani program magang.
Sepuluh mahasiswa terpilih melalui seleksi portofolio dan serangkaian tes, yaitu Aurel Erlinda, Euodia Hana Joyce Putri Handoko, Aditya Eka Setyawan, Nathasya Argie Gautama, Sofia Marwa, Daniel Yehuda Wicaksono, I Putu Awidiya Wiguna, Rofiqi Alwi, Abidzar Hakim Alghifari, dan Oktavio Dwi Putra. Program Magang Berdampak Batch 6 akan berlangsung mulai Februari hingga Juni 2026, dengan fokus mendukung aktivitas komunikasi strategis Kemenkes RI.
Program Magang Berdampak yang dijalankan FSMR ISI Yogyakarta merupakan program magang berdampak mandiri yang telah dimulai sejak 2023. Selain memberikan pengalaman praktik langsung, program ini juga memberikan rekognisi akademik kepada mahasiswa dalam bentuk konversi nilai mata kuliah, sejalan dengan upaya peningkatan kualitas lulusan Fakultas Seni Media Rekam. (Humas).




