IMAJIFES 2020 MENGGANDENG FSMR ISI YOGYAKARTA DALAM PERHELATAN KOMPETISI NASIONAL BERBASIS MEDIA ONLINE

Tomy Widyatno Taslim, direktur FFPJ (Festival Film Pelajar Jogja) yang juga merupakan penggagas ImajiFes 2020 bersama Rabernir dan Regyna Margareta, alumni FSMR ISI Yogyakarta,  mengadakan kunjungan ke Fakultas Seni Media Rekam (FSMR) ISI Yogyakarta pada Kamis (11/06/2020).  Kunjungan tersebut diterima oleh Dekan FSMR, Dr. Irwandi, M.Sn. bersama Pembantu Dekan I, Pamungkas Wahyu Setiyanto, M.Sn. dan Pembantu Dekan II, Deddy Setyawan, M.Sn. di ruang rapat lantai 2, gedung Dekanat FSMR.

Kunjungan tersebut dimaksudkan untuk membicarakan kegiatan ImajiFes 2020 yang akan menggandeng FSMR ISI Yogyakarta sebagai advisor kegiatan tersebut.  ImajiFes 2020 yang berbasis media online-digital bertujuan untuk mendorong dunia kesenian yang memiliki kekuatan imajinasi khususnya dalam seni visual, agar bisa senantiasa berproses menjadi bagian dari kerja kemanusiaan melalui karya-karya seni yang inspiratif dan reflektif.  Tema ImajiFes 2020 adalah ‘Imajinasi untuk Kemanusiaan’ yang terinspirasi oleh pandemi COVID-19. ImajiFes 2020 merupakan kompetisi online di bidang visual berskala nasional yang akan memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada masyarakat umum, khususnya usia muda, untuk berpartisipasi melalui 2 jenis kategori yang diperlombakan.  Kategori pertama adalah still image (meliputi fotografi, poster, ilustrasi, lukis, dan semacamnya) dan kategori kedua adalah motion image (meliputi film, animasi, video, dan semacamnya).  Harapannya dengan kompetisi tersebut para remaja dan kelompok usia muda (usia 10-24 tahun) dapat mengasah kepekaan sosial mereka dengan merespons momentum pandemi COVID-19 melalui kreativitas di bidang seni.

Ide perancangan kegiatan ImajiFes 2020 telah terlebih dahulu melalui sebuah diskusi dengan Prof.Drs. M. Dwi Marianto, M.F.A., Ph.D. yang merupakan salah seorang guru besar ISI Yogyakarta.  Diharapkan kegiatan tersebut bisa menjadi sebuah ajang literasi visual yang didampingi oleh para ahli di bidang seni, khususnya dalam hal ini adalah para akademisi FSMR sebagai penasihat dan juri dalam kompetisi tersebut.  Tentu saja hal ini mendapatkan respons yang positif dari Dekan FSMR, karena dengan demikian akan lebih menarik minat masyarakat untuk mengikuti kompetisi tersebut sekaligus meningkatkan kinerja para akademisi FSMR dalam program Pengabdian kepada Masyarakat. 

Penerimaan karya ImajiFes 2020 dimulai dari tanggal 1-30 Juni 2020 dan akan dikurasi dari tanggal 1-15 Juli 2020,  yang akan disusul dengan penjurian pada tanggal 15-30 Juli 2020 dan pengumuman pemenang pada 1 Agustus 2020.  Para pemenang nantinya akan mendapatkan piagam penghargaan dan dana pembinaan hingga jutaan rupiah, serta e-certificate dari FFPJ dan trophy penghargaan dari FSMR ISI Yogyakarta.  Sebelum menutup perjumpaan pada hari itu, Tomy Taslim menyampaikan harapan besarnya kepada FSMR agar dapat senantiasa menjadi leading role model dalam merespons situasi pandemi COVID-19, khususnya melalui bidang seni media rekam, agar juga bisa mendukung para mahasiswanya untuk tetap aktif berkarya dan ia juga berharap bahwa kegiatan ImajiFes bisa menjadi kegiatan tahunan.

Untuk Syarat dan Info Selengkapnya Bisa Lihat di : www.imajifes.com

Tommy Taslim dari FFPJ (kiri) bersama Dekan FSMR, Dr. Irwandi, M.Sn. (kanan) membahas ImajiFes 2020 di ruang rapat Dekan, gedung Dekanat, FSMR ISI Yogyakarta pada Kamis (11/06/2020)
Diskusi tentang kegiatan ImajiFes 2020 di ruang rapat Dekan, gedung Dekanat, FSMR ISI Yogyakarta pada Kamis (11/06/2020)