YOGYAKARTA, 28 Agustus 2026 — Fakultas Seni Media Rekam (FSMR) Institut Seni Indonesia Yogyakarta menyelenggarakan Bimbingan Teknis Pencegahan Kekerasan Seksual bagi Mahasiswa Baru FSMR ISI Yogyakarta. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh mahasiswa baru FSMR ISI Yogyakarta dan dilaksanakan pada Jumat, 28 Agustus 2026, bertempat di Studio 1 FTV FSMR ISI Yogyakarta, sebagai upaya meningkatkan pemahaman dan kesadaran mahasiswa mengenai pencegahan kekerasan seksual serta menciptakan lingkungan kampus yang aman, nyaman, dan inklusif.
Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh Master of Ceremony, Febfi Setyawati, S.Sn., M.Sn., selaku dosen Prodi PFT. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Dr. Edial Rusli, S.E., M.Sn., selaku Dekan FSMR ISI Yogyakarta, yang menyampaikan pentingnya membangun kesadaran mahasiswa sejak awal mengenai pencegahan kekerasan seksual di lingkungan akademik. Mahasiswa diharapkan dapat memahami pentingnya menciptakan lingkungan kampus yang aman serta menghormati hak dan batasan setiap individu.
Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh Nurmawati from Rifka Annisa Women’s Crisis Center sebagai narasumber utama. Materi yang disampaikan memberikan pemahaman mengenai kekerasan seksual, upaya pencegahan, serta pentingnya membangun lingkungan yang aman dan bebas dari kekerasan.
Materi kemudian dilanjutkan oleh R.Rr. Ari Prasetyowati, S.H., LL.M. and Himas Nur Rahmawati, S.Pd., M.A. from Satgas PPKPT ISI Yogyakarta sebagai narasumber internal. Keduanya memberikan pemahaman mengenai pencegahan dan penanganan kekerasan seksual serta peran sivitas akademika dalam menciptakan lingkungan kampus yang aman dan nyaman.
Setelah sesi pemaparan materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi interaktif dan tanya jawab. Narasumber memberikan beberapa pertanyaan kepada mahasiswa baru terkait materi yang telah disampaikan, yang kemudian dijawab dan ditanggapi oleh mahasiswa. Sesi ini juga memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk menyampaikan pertanyaan kepada narasumber dan berdiskusi secara langsung mengenai pencegahan kekerasan seksual.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa baru FSMR ISI Yogyakarta diharapkan memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai pencegahan kekerasan seksual, mampu membangun sikap saling menghormati, serta turut berperan dalam menciptakan lingkungan akademik yang aman, nyaman, dan bebas dari kekerasan seksual.
Kegiatan Bimbingan Teknis Pencegahan Kekerasan Seksual bagi Mahasiswa Baru FSMR ISI Yogyakarta berlangsung dengan lancar dan diikuti dengan antusias oleh para mahasiswa baru. Kegiatan kemudian ditutup dengan penutupan dan foto bersama per sesi sebagai bagian dari dokumentasi kegiatan. (Humas)



![]()