ISI Yogyakarta, 15 Januari 2026. Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta turut ambil bagian dalam kegiatan Education Fair 2026 yang diselenggarakan oleh SMA Tumbuh, Kamis (15/1/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari program Bimbingan Konseling SMA Tumbuh dalam upaya memberikan informasi perguruan tinggi sekaligus membantu siswa mengenali bakat, minat, dan rencana studi lanjut.
Mengusung tema “Find Your Passion, Exploring Future Goals”, Edufair 2026 berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 14.30 WIB dan berlokasi di SMA Tumbuh, Jalan KH. Ali Maksum, Panggungharjo, Sewon, Bantul. Kegiatan ini diikuti oleh berbagai perguruan tinggi dan mendapat antusiasme tinggi dari para siswa.
Dalam kegiatan tersebut, Divisi Diseminasi Kehumasan ISI Yogyakarta hadir sebagai perwakilan institusi. Muh. Heri Sutanto, selaku PIC Divisi Diseminasi, menyampaikan paparan komprehensif mengenai ruang lingkup pembelajaran di ISI Yogyakarta, mulai dari jalur masuk, sistem dan proses pembelajaran, hingga proyeksi karier lulusan.
“ISI Yogyakarta tidak hanya menyiapkan mahasiswa untuk menjadi seniman atau pekerja kreatif, tetapi juga membekali mereka dengan pola pikir kritis dan kemampuan adaptif agar siap menghadapi berbagai peluang kerja setelah lulus,” ujar Muh. Heri Sutanto di hadapan para siswa.
Selain itu, ISI Yogyakarta juga menegaskan komitmennya terhadap pendidikan inklusif. Raynald Alfian Yudisetyanto, Koordinator Humas Fakultas Media Rekam ISI Yogyakarta, memaparkan upaya institusi dalam menyediakan fasilitas dan dukungan bagi mahasiswa berkebutuhan khusus.
“ISI Yogyakarta saat ini telah memiliki Unit Layanan Disabilitas (ULD) yang berfungsi mendukung proses pembelajaran mahasiswa difabel, mulai dari pendampingan akademik hingga aksesibilitas fasilitas kampus. Kami ingin memastikan bahwa pendidikan seni dapat diakses secara setara oleh semua kalangan,” jelas Raynald Alfian Yudisetyanto.
Keberadaan ULD menjadi bagian dari langkah strategis ISI Yogyakarta dalam mewujudkan kampus seni yang inklusif, ramah disabilitas, dan berkeadilan. Melalui layanan ini, ISI Yogyakarta menegaskan posisinya tidak hanya unggul dalam pengembangan seni dan budaya, tetapi juga dalam pelayanan pendidikan yang humanis dan inklusif.
Partisipasi ISI Yogyakarta dalam Edufair SMA Tumbuh 2026 diharapkan dapat memberikan gambaran utuh kepada para siswa mengenai pilihan studi seni, peluang karier di bidang kreatif, serta nilai-nilai inklusivitas yang menjadi komitmen institusi dalam membangun ekosistem pendidikan tinggi yang terbuka dan berkelanjutan.

