FILM DOKUMENTER “MUPUSTI” MERAIH GOLDEN PURWASESWA AWARD DI KOTABARU HERITAGE FILM FESTIVAL 2026

FILM DOKUMENTER “MUPUSTI” MERAIH GOLDEN PURWASESWA AWARD DI KOTABARU HERITAGE FILM FESTIVAL 2026

Yogyakarta, 19 September 2026 – Prestasi membanggakan di kancah perfilman kembali ditorehkan. Film Dokumenter berjudul “MUPUSTI” yang diproduksi oleh Tim Archipela Studio berhasil meraih penghargaan tertinggi, yaitu Golden Purwaseswa Award (setara Juara 1), dalam ajang bergengsi Kotabaru Heritage Film Festival (KHFF) 2026.

Penghargaan tersebut diserahkan secara resmi pada malam penutupan (Closing Night) festival yang berlangsung di Gedung PDIN Yogyakarta pada 19 September 2026. KHFF 2026 yang diselenggarakan oleh Dinas Kebudayaan Kota Yogyakarta pada 17 hingga 19 September 2026 ini merupakan salah satu festival film yang sangat diakui kredibilitasnya.

Prestise KHFF 2026 sebagai festival berskala besar dibuktikan melalui kehadiran nama-nama sineas papan atas Indonesia, termasuk penayangan perdana film layar lebar Para Perasuk karya sutradara peraih Piala Citra, Wregas Bhanuteja, yang menjadi sajian utama pada sesi Becak Drive-In Cinema di Pasar Terban.

Berkompetisi di ajang tersebut, tim Archipela Studio mendaftarkan film “MUPUSTI” — sebuah karya yang diproduksi saat para pembuatnya masih berstatus pelajar— ke dalam program Purwaseswa. Program ini merupakan kategori kompetisi khusus yang didedikasikan untuk karya pelajar. Persaingan di kategori ini sangat ketat. “MUPUSTI” harus melewati proses kurasi dan bersaing dengan 184 karya film lain yang mendaftar (submission), sebelum akhirnya dinobatkan oleh dewan juri sebagai film terbaik di kategorinya.

Kesuksesan pencapaian film “MUPUSTI” ini tidak lepas dari dedikasi dan kolaborasi tim produksi, di mana perwakilan mahasiswa yang terlibat di antaranya adalah:

● Ilya Fathimah Taqiyya (2511618032) – Director

● Sulaiman Indra Hamka (2511557032) – Scriptwriter

Selain kedua mahasiswa tersebut, kelancaran produksi film “MUPUSTI” turut didukung oleh jajaran kru Archipela Studio lainnya, yaitu Raissa Ratnadewi (Producer, Production Manager), Hafiza Naaz Fathia Rashiq (Director of Photography), Pujangga Nashrullah Manik (Camera Operator, Editor), Katrina Viealdri Rahmani (Art Director), Putra Ananda Alfariza (Boom Operator), Qorry Aisyahwa (Sound Recordist), serta Rizal Nabil Wahyudin Subarkah (Gaffer).

Kemenangan “MUPUSTI” membuktikan bahwa karya yang diproduksi di masa pelajar pun memiliki kualitas teknis dan kedalaman narasi yang mampu bersaing di panggung profesional. Pencapaian ini diharapkan dapat memacu semangat mahasiswa dan sineas muda lainnya untuk terus memproduksi karya-karya visual yang berkualitas tinggi. (Humas)

Loading

Search
Categories

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

en_USEN