0274-384107

Pameran Fotografi Hitam Putih Analog : Visual Routinity

Fotografi hitam putih merupakan salah satu bagian sejarah teknologi dan visualisasi fotografi dunia. Praktik fotografi hitam putih sempat menjadi mainstream fotografi dunia sebelum fotografi berwarna ditemukan. Bahkan pada saat teknologi fotografi berwarna sudah ditemukan sekalipun, praktik fotografi hitam putih tidak surut. Hal itu terjadi karena secara visual tampilan hitam putih memiliki karakter yang khas, sehingga menjadi magnet tersendiri bagi fotografer untuk terus melakoninya. Setidaknya fakta sejarah itulah yang dapat kita lihat hingga awal abad ke 21.
Sesuatu yang sangat drastis terjadi ketika teknologi fotografi digital mulai melanda. Film hitam putih seakan hilang ditelan bumi. Praktik fotografi hitam putih menurun pada titik terendah, bahkan banyak produsen film menghentikan produksi film karena alasan ekonomi. Di masa ini, film seakan sudah “habis”  tinggal  cerita, ditinggalkan  oleh  fotografer.  Kamar  gelap  foto  hitam  putih  banyak  yang terbengkalai. Masyarakat sudah sedemikian terbius oleh ke-serba cepat-an fotografi digital. Selama hampir dua dekade fotografi digital meraja, menyisakan sedikit pecinta fotografi hitam putih analog.
Namun,  sesuatu  tak  terduga  terjadi,  ke-serba  cepat-an  fotografi  digital  ternyata  menimbulkan kejenuhan di kalangan penggunanya. Nyatanya, fotografer masih menginginkan sebuah ritual kreativitas dalam berfotografi, lebih dari sekadar menekan tombol rana di kamera. Dalam kurun waktu 5 tahun, muncul komunitas-komunitas fotografi yang berbasis pada film analog. Ke-khas-an ritual fotografi film dan karakteristik visual foto hitam putih ternyata mampu membuatnya bertahan. Hal ini pula lah yang menjadi latar  belakang digelarnya pameran fotografi hitam  putih  analog  oleh  mahasiswa fotografi Angkatan 2016 Fakultas Seni Media Rekam ISI Yogyakarta. Dalam tajuk Visual Routinity, 70 pengkarya menggelar pameran di Galeri FSMR, ISI Yogyakarta. Materi perkuliahan fotografi hitam putih memang masih dipertahankan bahkan menjadi mata kuliah wajib di ISI Yogyakarta. Menurut Dr. Irwandi, M.Sn., kurator sekaligus pengampu mata kuliah Fotografi Hitam Putih di Jurusan Fotografi ISI Yogyakarta, “Praktik foto hitam putih analog sangat penting dalam menanamkan kegigihan berkarya dan berkreativitas   bagi mahasiswa karena banyak hal seperti mencuci film dan mencetak foto yang harus dilakukan sendiri, tanpa bantuan teknologi digital”. “hampir tidak ada tempat untuk kesalahan” lanjut Irwandi.
Pameran foto hitam putih analog sudah menjadi agenda tahunan di Jurusan Fotografi ISI Yogyakarta. Pameran kali ini menampilkan karya-karya foto hitam putih yang menampilkan subject matter manusia dengan berbagai aktivitasnya. Selain itu, ditampilkan pula foto-foto hasil eksperimentasi peserta pameran dalam bentuk karya foto yang “tidak biasa”.
Selain pameran, panita juga akan menyelenggarakan workshop fotografi hitam putih, teknik cetak gum bichromate, dan sarasehan. Acara-acara tersebut dilakukan untuk mensosialisasikan kembali fotografi analaog sekaligus melatih  mahasiswa untuk  tampil  di  masyarakat. Acara  workshop akan  diisi  oleh perwakilan peserta  pameran dan  Kelompok Kegiatan Mahasiswa KOPPI  (Keluarga Old  Photogaphic Processes ISI Yogyakarta). Semua workshop dapat diikuti segala kalangan tanpa dipungut biaya melalui pendaftaran.

Jadwal Acara Pameran Foto Hitam Putih Analog: Visual Routinity
Pembukaan
Hari          : Senin
Tangal      : 12 Juni 2017
Pukul        : 15.30 WIB
Pameran dibuka oleh Purek III ISI Yogyakarta
Tempat     : Halaman Galeri Fakultas Seni Media Rekam, Jl. Parangtritits km. 6,5 Yogyakarta

Sarasehan bersama kurator
Hari         : Selasa
Tanggal   : 13 Juni 2017
Pukul       : 13.00 – 15.00 WIB
Tempat    : Galeri Fakultas Seni Media Rekam
Tema        : “Mengapa masih Berhitam Putih?

Workshop Gum Bichromate (Gratis, tempat terbatas)
Hari           : Rabu
Tanggal     : 14 Juni 2017
Pukul         : 13.30 – 17.00 WIB
Tempat      : Galeri Fakultas Seni Media Rekam
Pemateri    : KOPPI (Keluarga Old Photographic Processes ISI Yogyakarta

Workshop Cuci Film (Gratis, tempat Terbatas)
Hari            : Kamis
Tanggal      : 15 Juni 2017
Pukul          : 13.30 – 17.00 WIB
Tempat       : Galeri Fakultas Seni Media Rekam
Pemateri    : Sunny Sixteen (Fotografi ’16 ISI Yogyakarta)

 

Share Button
Leave a Reply

Kontak

Fakultas Seni Media Rekam
ISI Yogyakarta
Jl. Parangtritis Km. 6,5 Sewon, Bantul, Yogyakarta
Telp. (0274) 384107
Email. fsmr@isi.ac.id